Pengadilan Negeri Banyumas mengikuti tahapan penilaian Lomba Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Dirjen Badilum) Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari penilaian Tahap II terhadap kinerja dan layanan seluruh satuan kerja di lingkungan peradilan umum, dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sistem kompetisi.
Proses penilaian melibatkan berbagai pihak dari Pengadilan Negeri Banyumas. Hadir sebagai atasan pejabat pengelola PTSP adalah Ketua PN Banyumas, Ibu Asyrotun Mugiastuti, S.H., M.H., dan Wakil Ketua, Ibu Christine Natalia Sumurung, S.H., M.H. Selain itu, Panitera dan Sekretaris turut menjadi pejabat pengelola PTSP yang dinilai, bersama dengan seluruh petugas PTSP sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Pelaksanaan penilaian berlangsung pada hari Senin, 8 September 2025. Momentum ini menjadi hari yang membanggakan bagi PN Banyumas karena dapat memperlihatkan kesiapan dan komitmen seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan prima, transparan, serta akuntabel kepada publik.
Kegiatan penilaian dilaksanakan secara daring melalui media konferensi video. Meskipun dilakukan secara virtual, rangkaian wawancara tetap berjalan tertib, khidmat, dan lancar dari kantor Pengadilan Negeri Banyumas. Dengan dukungan tim yang solid, suasana formal dan kondusif dapat terjaga selama jalannya penilaian.
Pada tahap ini, terdapat 23 satuan kerja yang diseleksi dari seluruh pengadilan negeri di Indonesia. Dari jumlah tersebut, nantinya akan dipilih enam satuan kerja terbaik yang berhak melaju ke tahap berikutnya. Dalam tahap lanjutan, penilaian akan dilakukan secara langsung (onsite) untuk memastikan kualitas kinerja dan layanan masing-masing satuan kerja secara nyata.
Penilaian dilakukan melalui mekanisme wawancara terstruktur dengan atasan pejabat pengelola PTSP, pejabat pengelola PTSP, hingga petugas PTSP. Persiapan matang telah dilakukan sebelumnya oleh PN Banyumas, mulai dari pembekalan, simulasi, hingga koordinasi lintas bagian. Kolaborasi dan kerja sama yang erat menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tahapan ini.
Pengadilan Negeri Banyumas menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Harapan besar ditujukan agar PN Banyumas dapat terpilih menjadi salah satu dari enam satuan kerja terbaik yang akan maju ke tahap penilaian langsung, sekaligus meraih hasil terbaik. Semangat kompetisi ini menjadi motivasi baru bagi seluruh aparatur peradilan untuk terus memberikan layanan terbaik bagi para pencari keadilan.








